Jumat, 08 Juli 2011

Benarkah Tabloid Inggris Tutup Gara-gara Penyadapan

Perkembangan yang terjadi menjelang tengah malam waktu Indonesia telah mengguncang Inggris. Tabloid mingguan terbesar Inggris, News of the World ditutup sendiri gara-gara skandal penyadapan. Jadi edisi hari Minggu 10 Juli merupakan edisi terakhir !
Karyawan, wartawan dan masyarakat seperti tidak percaya perkembangan terakhir seminggu ini telah mendorong pemiliknya Rupert Murdoch untuk menutup koran yang sangat menguntungkan ini.
Ketika mengumumkan penutupan tabloid ini anak Rupert Murdoch, James menyatakan, “Tujuan utama koran News of the World adalah mendorong semua pihak untuk bertanggung jawab. Namun ketika koran ini diminta bertanggung jawab, itu tak bisa dilakukan.
Tiras tabloid mingguan ini mencapai  2,8 juta eksemplar per minggu menurut catatan Oktober 2010. Oplah tabloid yang belum pernah dicapai di Indonesia.
Dan yang lebih luar biasa lagi tabloid ini umurnya sudah 168 tahun. Sudah lebih tua dari saya sendiri, apalagi bagi Kompasianer. Lebih tua dari Ratu Inggris sekalipun. Boleh dikatakan News of the World sudah melegenda di kalangan masyarakat Inggris. Bangun Minggu pagi pasti yang dicari tabloid News of the World, begitu kata orang sini.
Gara-garanya tidak lain adalah penyadapan telepon seluler mulai dari selebriti, politisi, ajudan Kerajaan Inggris sampai yang membuat sebagian orang muak - korban penculikan Milly Dowler, 13 tahun,
yang akhirnya ditemukan meninggal tahun 2002 dan bahkan kemudian kemarin terungkap anggota keluarga tentara yang tewas di Afghanistan dan Irak pun disadap demi mendapat berita paling ekslusif. Dan keluarga korban pemboman London 2005 pun ternyata diberitahukan polisi juga disadap.

1310080915548047454
Tabloid mingguan terbesar (Foto:Wiki)
Tidak kurang, kata polisi, 4000 orang sudah disadap sejak tahun 2002. Dan juga Menteri Keuangan Osborne dikabarkan juga disadap. Jangan-jangan Perdana Menteri David Cameron juga ditembus oleh detektif yang didewa tabloid ini, begitu kata sebagian orang.
Sang detektif itu  Glenn Mulcaire sudah dijebloskan ke penjara tahun 2007 bersama koresponden tabloid untuk urusan keluarga kerajaan  Clive Goodman. Kasusnya melakukan peretasan (hacking) telepon seluler selebriti dan ajudan kerajaan Inggris.
Satu lagi yang menjadi bahan penyeledikan. Koran ini ternyata membayar polisi sampai disebutkan sebesar 100.000 poundsterling untuk membeli data. Konon sejumlah polisi yang memiliki jabatan strategis menerima kucuran uang dari tabloid gosip ini.
Kabar terakhir editor tabloid antara  2003 sampai 2007 Andy Coulson yang juga  pernah beberapa saat menjabat direktur komunikasinya PM Inggris ditulis surat kabar The Guardian akan ditangkap hari Jumat (8/7) oleh polisi Metropolitan London. Dia menjadi editor ketika skandal hacking terjadi. Dan satu lagi yang menjadi sorotan yakni Rebeca Brooks, editor tabloid sebelum Coulson ketika terjadi penyadapan ponsel.
Saya menduga skandal ini akan mengguncang Inggris, mengguncang pemerintahan David Cameron dan mengguncang  dunia pers Inggris yang kadang kebablasan dalam mencari berita.  Kita tunggu saja***

LINK JEJARING SOSIAL

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More